Bila Terbukti Efektif, Obat Herbal Bisa Masuk Paket Jaminan Kesehatan

141723_jamuobat2ts

Orang Indonesia sudah akrab dengan pengobatan tradisional seperti jamu atau obat herbal. Sayang, tidak semua obat herbal sudah lulus saintifikasi. Padahal, bila terbukti secara ilmiah dan efektif, obat herbal bisa masuk ke dalam paket jaminan kesehatan nasional (Jamkesnas).

“Itu yang saya tanyakan, apakah obat herbal bisa masuk ke dalam paket jaminan kesehatan nasional. Karena kalau dilihat di China dan Taiwan, pemilik kartu (jaminan kesehatan) dia boleh milih (obat medis atau obat herbal,” jelas Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dr Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD, disela-sela acara Seminar Sehari ‘Sosialisasi Metode Kajian Ekonomi dan Teknologi Kesehatan Menuju JamKesNas 2014′ di Hotel Manhattan Jl. Prof Satrio 1 Kuningan, Jakarta, Rabu (27/2/2013).

Menurut Prof Ghufron, obat herbal memungkinkan dimasukkan ke dalam paket Jamkesnas asalkan memang terbukti secara evidence base (ilmiah) melalui saintifikasi jamu. Bila memang sudah terbukti, barulah nantinya secara regulasi diputuskan untuk bisa atau tidak dimasukkan ke dalam paket jaminan kesehatan.

Seperti diketahui, Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman hayati. Ada sekitar 30.000 jenis tanaman dan 9.600 di antaranya telah terbukti memiliki khasiat. Dan hampir sebanyak 60 persen penduduk Indonesia mengonsumsi jamu dan hampir seluruh pemakainya merasakan jamu berkhasiat meningkatkan kesehatan.

“Barangkali kita nomor 2 atau 1 (pemilik keanekaragaman hayati) terbesar di dunia. Nah, kalau kita bisa memanfaatkan itu akan jauh lebih bagus. Tapi masalahnya ya tentu dipilih yang sudah terbukti secara ilmiah atau evidence base,” lanjur Prof Ghufron.

Saintifikasi jamu bertujuan memberikan bukti ilmiah terhadap manfaat jamu sehingga ke depannya bisa diterima di kalangan medis atau dokter. Kementerian Kesehatan pun masih menjadikan saintifikasi jamu sebagai prioritas untuk menjadikan jamu sebagai tuan rumah di negeri sendiri. (detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *