Baru saja masuk informasi terusan melalui media WatsApp LKP Janaaha bahwa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menginformasikan bahwa saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak….dst. Yang¬† pada akhirnya menunjuk pada bahayanya kandungan aspartam pada produk minuman tertentu. Informasi dari kawan yang tinggal di bagian barat dari pulau Jawa tersebut sangat menggelitik. Mengingat informasi tersebut diperolehnya dari salah satu group dakwah.

Singkat cerita, kami menyampaikan bahwa informasi tersebut adalah Hoak (informasi yang tidak benar, semacam fitnah). Mengingat berita tersebut telah tersebar kembali melalui group dakwah maka kami sarankan untuk meralat. Agar dampak informasi tersebut tidak membuat kebingungan di masyarakat sebagaimana yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Sekedar informasi saja, sebagaimana yang terlihat di website Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI dibawah ini, informasi tentang isu tersebut telah ada sejak tahun 2003. Silahkan perhatikan gambar dibawah ini.

infobpom_RI

 

Kami tidak membahas untung rugi penggunaan aspartam yang sampai saat ini menjadi polemik efeknya terhadap kesehatan. Namun yang terpenting disini adalah penting bagi kita untuk meneliti ulang informasi terusan agar benar-benar valid informasi yang disampaikan.

Sebagai rujukan bagi pembaca Janaaha.com, Anda dapat melihat langsung website resmi Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI silahkan klik di sini.  Semoga bermanfaat.