Jamu, Tema Etnik yang Selalu Menarik

Pengumuman Juara Lomba Hari Jamu
Pengumuman Juara Lomba Jamu Nusantara!
06/14/2025
Image by OpenClipart-Vectors from Pixabay
Awalnya Cuma Merokok, Akhirnya Kecanduan Narkoba
06/20/2025
Show all
Webinar Bahan Baku Jamu

Jamu, Tema Etnik yang Selalu Menarik

Topik tentang jamu selalu menarik perhatian. Di mana pun berada, jamu bukan sekadar ramuan tradisional, tapi juga kekayaan budaya yang terus berkembang.

Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, telah sukses diselenggarakan Webinar Jamu yang mengusung tema “Bahan Baku yang Baik, Modal Menuju Produk Terbaik.” Acara ini diikuti oleh lebih dari 105 peserta yang menyimak materi hingga akhir sesi.

Webinar Jamu “Bahan Baku yang Baik, Modal Menuju Produk Terbaik” mencoba memberikan tambahan keilmuan, wawasan, serta pengalaman yang berharga.

Narasumber pertama, Dr. Djoko Santosa, S.Si., M.Si., adalah Lektor Kepala dan Dosen Fakultas Farmasi UGM. Beliau dikenal sebagai narasumber ahli di Kemenkes RI dan BPOM serta aktif sebagai pengurus DPP GP Jamu dan DPD Dewan Jamu Indonesia DIY.

Dalam paparannya berjudul “Pengenalan dan Pemilihan Bahan Baku Obat Bahan Alam,” beliau menekankan pentingnya pemilihan bahan baku yang tepat. Salah satu pertanyaan reflektifnya adalah: “Mengapa kita harus betul dalam memilih bahan baku?” Melalui contoh-contoh nyata, beliau menjelaskan risiko dari kesalahan memilih bahan baku dalam produksi jamu.


Narasumber kedua, Muhammad Bachroni, adalah pelaku usaha sukses di bidang herbal, kosmetik, dan pangan. Ia merupakan pendiri dari Bina Agro & UKOT Bina Syifa Mandiri, PT Tajmeel Indo Kreasi (pabrik kosmetik), CV Kautsar Nutri Samasta (produk pangan), dan PT Natura Mitra Buana (pedagang besar farmasi).

Dalam materinya yang berjudul “Optimalisasi Khasiat Herbal melalui Pemilihan Bahan Baku Berkualitas,” Bachroni menyoroti pentingnya standar pascapanen, terutama dalam proses pengeringan bahan. Ia menegaskan bahwa kadar air yang tidak diturunkan sesuai standar akan menyebabkan bahan cepat rusak. Oleh karena itu, tiga hal utama yang harus diperhatikan adalah: suhu, waktu, dan metode pengeringan, yang harus disesuaikan dengan jenis bahan.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur LKP-LPK Janaaha, Abah Fajar, yang menyampaikan terima kasih kepada para peserta, narasumber, dan juga Ketua Umum DPP GP Jamu, Jony Yuwono, yang juga merupakan Vice President PT Sinde Budi Sentosa dan Founder acaraki, kafe jamu modern yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menikmati jamu.

Dalam sambutannya, Abah Fajar mengajak seluruh peserta untuk menjadikan jamu sebagai fokus utama warisan budaya yang harus dikembangkan melalui inovasi dan karya nyata. Jamu adalah gaya hidup sehat kita. Jamu identitas Bangsa.

Semoga semangat ini terus berlanjut dalam upaya memperkuat posisi jamu yang tidak hanya menarik untuk dibahas atau dinikmati namun juga dikembangkan serta dimanfaatkan sebagai budaya sehat yang mendunia.

Pada bagian akhir kegiatan diumumkan juara-juara Lomba Hari Jamu, Jamu Nusantara: “Meracik Warisan Budaya, Menjalin Kreasi Masa Kini.” (*)

@AFJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *